katanya: “dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan….”
ungkapan ini benar sekali bahwa ada saatnya bertemu dan ada saatnya kita berpisah..namun, bagaimanakah kita menyikapinya saat hal ini terjadi pada kita?? kita berpisah atau bahkan berpisah maut dengan orang yang kita sayangi, dengan orang yang kita cintai…mulut berkata “I’m fine, dont worry about me…” namun hati berteriak menjerit pilu tanpa ada yang mendengar…tersayat-sayat bahkan pecah menjadi puing-puing yang sangat kecil dan butuh waktu yang lama untuk mengumpulkannya kembali…
yahhh kita bertemu dan pastinya akan berpisah…kalau emang akan berpisah apa gunanya kita bertemu?? pertanyaan ini seringkali muncul dalam hati kita yang tidak dapat kita teriakkan. kepala berkata lain dan hati berkata lain..
kita akan menjawab, “kamu tidak tahu apa-apa..kamu tidak di posisiku..kamu tidak tahu apa yang aku rasakan, bagaimana rasanya ditinggalkan orang yang kita sayangi…kamu tak tahu…” ini adalah sebagian dari jerit hati. bahkan terkadang kita tak mampu mengeluarkan isi hati kita hingga akhirnya hati kita berakhir hampa..kosong..hilang dan terbang bersama angin..jiwa terpisah dari raga…
yah..perpisahan sungguh menyakitkan, yang sungguh sangat sulit untuk kita terima..sulit karena kita tidak ikhlas, karena kita tidak menerima kenyataan yang ada…pahit memang, namun itulah yang dinamakan dengan takdir…Tuhan sudah membuat takdir kita bahkan sebelum kita dilahirkan, dia telah mencatat kapan kita lahir dan kapan kita harus kembali kepada-Nya..dan kita tidak akan pernah bisa mengubah itu semua…
yang harus kita ubah adalah diri kita, kita harus mempersiapkan hati kita jauh sebelum kita akan kehilangan orang tersebut…”ahh aku gak mau…aku gak siap ini terjadi…”tapi yakinlah lambat laun hal ini pasti akan terjadi…
aku benci saat seseorang mulai berbicara hal yang aneh…”kalau saja terjadi apa-apa ntar samaku…” “ntar kita gak ketemu lagi…” dan kata-kata lainnya… aku benci…aku tidak suka akan kalimat ini..aku menganggap kata-kata seperti ini hanya menunjukkan perasaan yang putus asa, putus harapan.
namun terkadang, tanpa kita sadari itu ada benarnya…ahhh..aku tak tahu..aku tak tahu apa yang harus aku lakukan di saat aku akan kehilangan orang yang aku sayangi…dan aku tak mau tau..dan aku gak sanggup untuk memikirkan hal tersebut…
hatiku kacau..hatiku galau mengingat kata-kata tersebut dalam kepalaku yang terngiang-ngiang jelas di telingaku…maaf karna aku akan melupakannya….”YOU MUST BE STRONG PLEASE!!!! “
